(Materi di Pusdiklat Sawangan tanggal 7 Februari 2007)
Pemimpin yang baik:
1.menyadari bahwa hidupnya menjadi bermakna kalau kehidupannya memberi manfaat bagi orang lain.
Jabatannya sebagai pemimpin menjadi bermakna, kalau keberadaan dirinya sebagai pemimpin dirasakan memberi manfaat bagi orang yang dipimpin dan bagi masyarakat yang dilayani oleh organisasinya.